Biarkan Aku Bernafas Sejenak

Salut buat teman-teman Teknik Lingkungan UII, mereka buat gebrakan yang bisa dibilang berani dalam kehidupan lingkup UII. Judul diatas I tulis berdasarkan lefleat yang mereka sebarkan. Waktu yang bersamaan ketika mereka menutup secara ramah jalan masuk utama menuju Kampus Terpadu (Boulevard) UII, lalu mereka mendorong dengan segala hormat kendaraan yang masuk, kenapa? Mereka meminta kendaraan yang lewat untuk mematikan mesin lalu tancap dengan mendorong, kejadian ini berjalan selama 3 jam dari jam 07.00- 10.00. Tiga Jam Bumi indah ini bernafas tanpa polusi yang biasa kita tinggalkan, setidaknya di lingkungan kampus UII. Dengan segala hormat saya sambung lidah mereka melalui Blog ini.

Perwujudan kualitas lingkungan yang sehat merupakan bagian poko di bidang kesehatan. Udara sebagai komponen lingkungan yang penting dalam kehidupan perlu dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan daya dukungan bagi makhluk hidup untuk hidup secara normal. Pencemaran udara dewasa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sumber pencemaran udara dapat berasal dari berbagai kegiatan antara lain industri, transportasi, perkantoran dan perumahan. Berbagai kegiatan tersebut merupakan kontribusi terbesar dari pencemaran udara yang dibuang ke udara bebas. Sumber pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh berbagai kegiatan, seperti kebakaran hutan, gunung meletus, gas alam beracun dan lain-lain. Dampak dari pencemaran udara tersebut adalah menyebabkan penurunan kuailitas udara, yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.

Udara merupakan media Lingkungan yang merupakan kebutuhan dasar manusia perlu mendapatkan perhatian yang serius. Hal ini pula yang menjadi kebijakan Pembangunan Kesehatan Indonesia 2010 dimana program pengendalian pencemaran udara merupakan salah satu dari sepuluh program unggulan. Pertumbuhan pembangunan seperti industri, transportasi dan yang lainnya, disamping memberikan dampak positif, namun disisi lain akan memberikan dampak negatif dimana salah satunya berupa pencemaran udara dan kebisingan baik yang terjadi di dalam (indoor) maupun diluar ruangan (outdoor) yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan terjadinya penularan penyakit. Diperkirakan pencemaran udara dan kebisingan akibat kegiatan industri dan kendaraan bermotor akan meningkat dua kali dari tahun 2000 dari kondisi tahun 1990 dan sepuluh kali pada tahun 2020. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada 3 kota besar yang termasuk dalam kota penyumbang polusi udara terbanyak yaitu, JAkarta, Yogyakarta dan Semarang yang mana zat pencemar udara dari ketiga kota tersebut telah melebihi nilai ambang batas atau standart kualitas udara.

Di hari untuk memperingati hari lingkungan hidup (pada saat itu) marilah kita melakukan tindakan nyata untuk mengurangi polusi udara dengan tindakan :

1. Mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang lalu lalang, misalnya dengan jalan kaki, sepeda, kendaraan umum atau naik satu kendaraan pribadi bersama-sama.

2. Selalu merawat kendaraan bermotor dengan seksama agar tidak boros bahan bakar dan asapnya tidak mengotori udara.

3. Meminimalkan pemakaian AC , pilihlah AC non-CFC dan hemat energi.

4. Mematuhi batas kecepatan maksimal dan jangan membawa beban terlalu berat dimobil agar pemakaian bahan bakar lebih efektif.

5. Meminimalkan penggunaan bahan kimia.

6. Membeli bahan bakar yang bebas Timbal (minimal).

7. Memilih produk yang ramah lingkungan, misalnya parfum non-CFC.

8. Memakai plastik berulang kali, Sampah plasti sulit terurai dan jika dibakar menimbulkan zat beracun.

9. Mem-fotocopy secara bolak-balik atau memakai kertas yang sisinya masih kosong. Menghemat kertas berarti mengurangi penggundula hutan. Bumi yang hijau dapat menyerap polusi lingkungan dengan lebih maksimal.

10. Menghias rumah dan lingkungan sekitar dengan Hijau.

Big ideas for Small Planet….

Ayo, mari kita tingkatkan kepedulian kita demi kelestarian alam ini. Maafkan kami Alam, Bumi…..

Add comment Juni 14, 2008

Green In Cina and AS…

Ketika saya membaca artikel dan melihat tayangan-tayangan di Internet maupun Televisi, sungguh sangat luar biasa dampak yang dikeluarkan oleh energi yang dihaslikan oleh Minyak Bumi yang kemudian diolah menjadi bahan bakar seperti Bensin, Solar ataupun Minyak Tanah. Batubara juga tidak ada bedanya, ‘ini adalah krisis alam’, kata seseorang peduli lingkungan yang berkewarganegaraan Amerika. Namun beliau lebih terkenal di Cina ketimbang negaranya sendiri, tanya kenapa?

Beliau adalah penemu konsep ‘Cradle to Cradle’, yang dalam bahasa Melayu nya disebut juga ’sesuatu yang kembali ke tanah dan terurai dengan sempurna’. Saya kaget, itu sama juga seperti manusia mati, lalu dikubur dan kembali ke tanah dan Jenazah ini terurai oleh tanah. Nah, klo seseorang yang selama hidupnya adalah orang yang beriman dana berakhlaq, maka Jenazah ini diterima sempurna oleh tanah, karena Bumi menerima Jenazah tsb dan begitu juga sebaliknya. Nah lagi, orang yang memang betul-betul mencintai lingkungan maka selama hidupnya hendaklah orang tersebut beriman dan berakhlaq, agar Jenazahnya diterima baik oleh Bumi, diterima sempurna oleh tanah. Kan nggak mau tuh dibilang ‘udah mati aja masih nyusahin, nge-rusak lagi’. Ha, so beriman dan berakhlaq lah kamu karena sesungguhnya Imanmu adalah kendaraan menuju Akhlaqmu.

Kembali ke Si Orang penemu cradle to cradle tadi, bahwa dia telah menemukan dan mengajarkan bagaimana seharusnya hidup Nebeng di Planet ini. Bisa saja beliau belajar dari teori kematian tadi, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita memahaminya. Beliau menciptakan sesuatu yang ramah lingkungan, sesuatu yang diolah dari energi ramah lingkungan, energi yang didapat dari ide-ide yang luar biasa. Contohnya, beliau membuat kursi dari serbuk kayu yang di press (layaknya bandeng presto), yang mana jika kursi ini tidak terpakai lagi atau dibuang, maka kursi ini tidak akan mencemari lingkungan seperti tanah dan udara. Dan jika beliau menemukan benda yang terbuat dari Aluminium, Besi atau Logam lainnya, beliau men-daur ulang benda tersebut menjadi sesuatu yang baru lagi dan lebih bernilai harganya yang mana teknologi olahan tersebut beliau rancang sendiri.

Teknik inilah yang ia bawa ke negara yang kata orang adalah The Uncle Li, saingan Uncle Sam. Kenapa begitu, karena beliau sama sekali tak dikenal dinegaranya sendiri dengan ide-idenya tersebut, bahkan beliau telah diusir dan dihina berkali-kali karena ingin mendemonstrasikan ide-ide yang beliau miliki karena dianggap hanya buang-buang waktu saja jika menyaksikannya. Di Amerika, subsidi untuk Minyak sangatlah besar, karena banyak perusahaan besar yang sangat bergantung pada energi ini, yang nantinya juga akan berpengaruh baik pada perekonomian Amerika sendiri. Orang belum berani beralih ke energi yang lebih baik, dalam hal ini ‘baik’ adalah dalam segi resiko dan efeknya. Orang beranggapan Minyak adalah segala-galanya, benda yang pernah dianggap sebagai ‘air kencing keledai’ ini adalah surga bagi segala industri. Sepertinya itu adanya benarnya juga, banyak hal yang bisa dihasilkan, dibuat, ditemukan, dan diciptakan oleh si kencing keledai ini bahkan sampai peperangan pun bisa ia timbulkan. Namun sekarang adalah saat-saat dimana kita menerima dampak buruk dari penggunaan Minyak yang berlebihan. Cina menganggap ini adalah krisis alam, sedangkan Amerika no comment, mungkin kita juga masih ingat ketika semua negara di dunia setuju dalam perundingan Kyoto, Amerika dan sekutunya Australia-lah yang tidak setuju. Apa yang ada dibenak mereka? Presiden AS pernah mengatakan bahwa Al Gore adalah orang gila tentang teori-teorinya mengenai Global Warming, bisa saja itu senjata ampuh mengingat mereka pernah bertarung pada pemilihan Presiden namun ide orang gila tersebut pelan-pelan mulai menjadi kenyataan. Namun Republik Indonesia ini telah dapat mempersatukan negara-negara Dunia untuk Konferensi lagi pada Bulan September 2007 lalu, dan ada sedikit kesadaran yang mulai timbul dari Amerika dan Australia tersebut, Konferensi ini adalah lanjutan dari Protokol Kyoto yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Ada beberapa alternatif lain yang dapat digunakan untuk mengganti pernanan Minyak Bumi, seperti energi Surya dan Angin. Seseorang yang lagi-lagi dari Amerika telah memulai ide gilanya dengan bertani angin sejak tahun 70-an. Beliau membangun beberapa kincir angin sebagai energi alternatif dan hingga saat ini telah banyak kincir angin yang beliau ternak. Beliau memang dikenal sebagai petani angin, beliau telah meramalkan krisis alam ini sejak dari dulu dan sangat sulit untuk mengembangkannya karena tidak ada subsidi dari Negara untuk ide ini. Beliau dianggap gila lalu pemerintah setempat ingin menghentikan ide ini dengan memunculkan isu-isu yang menjatuhkan. Dimulai dari isu bahwa ‘kipas angin raksasa’ beliau merusak habitat burung-burung yang ada disekitar sampai mengganggu sinyal telekomunikasi yang ada. Beliau menyelidiki sendiri, memang ada benarnya jika kincir angin tersebut dapat merusak habitat burun-burung yang ada, namun beliau mengatakan bahwa itu hanyalah burung-burung yang ada pada saat musim berpindah (migrasi) dimulai lalu burung-burung itu mencari habitat lain dan melangsungkan kehidupan secara normal. Gerah dengan isu tersebut, beliau kembali menggila dengan membangun kincir angin lepas pantai, kali ini tidak ada isu yang menggerahkan beliau. Hingga saat ini, beliau hanya disubsidi oleh Negara sesekali tanpa perpanjangan, artinya sulit untuk mengembangkan ide ini, padahal beliau menghitung energi yang didapat bisa untuk menerangi seper-empat Amerika atau tiga kali luas Negara Belanda bahkan lebih.

Ada lagi yang menemukan ide Tenaga Surya, dengan membuat panel sebagai penangkap energi matahari lalu energi yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bakar yang dapat digunakan pada kendaraan bermotor dan pabrik. Honda dan Toyota telah mengembangkan riset ini jauh sebelum krisis alam menjadi heboh. Dan hal itu terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh Al-Gore bahwa kendaraan bermotor buatan Jepang memiliki Emisi buang yang ramah lingkungan, kendaraan buatan Eropa ada diperingkat berikutnya dan kendaraan buatan Amerika ada jauh dibawahnya. Teknologi yang heboh pada kendaraan dimulai ketika Honda dan Toyota memperkenalkan kendaraan berbahan bakar Hidrogen+Oksigen dan memiliki Emisi buang Air. Sungguh sangat ramah lingkungan. Orang Amerika pertama yang memakai adalah sebuah keluarga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memngingat harga kendaraan ini (mobil) masih sangat mahal, banyak orang yang pesimis akan eksistensi mobil ini kedepannya. Namun keluarga kecil ini tetap bertahan sehingga mereka dinobatkan sebagai keluarga peduli lingkungan oleh perusahaan kendaraan bermotor Honda.

Banyak ide yang bisa di-explore dari alam ini, guna membiasakan diri untuk ramah dengan lingkungan. Di Indonesia sendiri telah ada yang menemukan teknologi BlueEnergy, yaitu pemanfaatan air laut sebagai alternatif bahan bakar. Yang mana penemunya sempat dikabarkan diculik dan menghilang. Agar dapat sedikit mengurangi krisi alam ini, maka hendaklah kita dapat memakai bahan bakar yang ramah lingkungan, memakai seperlunya, karena kenaikan BBM juga dapat dijadikan sebagai alasan dalam peng-efisiensi-an. Menanam pohon, semboyankan Go Green dan lain-lain. Kita juga lah yang akan bertanggug-jawab atas kelangsungan generasi berikut, dan memang sepantasnyalah kita mebalas budi kepada alam ini, bumi ini.

Cina, Amerika atau negara lainnya telah banyak memulai, bahkan Eropa lebih dikenal maju selagkah dari yang lain soal penggunaan energi ramah lingkungan. Amerika harus meng-Impor kincir anginnya dari Denmark, Inggris telah memasuki pasar saham untuk Panel Surya nya, Jepang telah membuat kendaraan yang luar biasa. Cina sendiri telah berbuat banyak dengan bangunan-bangunan ramah lingkungannya, dengan penggunaan batu-bata yang hanya dipress dengan teknologi khusus tanpa harus memakai energi besar untuk membakar batu-bata tersebut yang biasanya menggunakan energi batu bara. Nah kapan kita bisa melakukan hal yang gila ini, mengingat Nusantara ini memilki potensi alam yang luar biasa, yang juga rentan terhadap terjadinya krisis alam yang bisa jika terjadi bisa menenggelamkan pulau-pulau kecil kita, kekeringan berkepanjangan, banjir yang tak menentu dan bencana alam lainnya yang siap mengancam.

Sedikit aksi akan manghasilkan banyak reaksi, jika kita melakukan bersama-sama dan secara konsisten. Sudah saatnya kita kembali memikirkan segala sesuatunya untuk alam ini, dampak yang akan ditimbulkan, manfaat yang akan dipetik dan ini bukan main-main. Es abadi dimana-mana mulai mencair, beberapa spesies tumbuhan dan hewan yang punah serta pulau-pulau kecil terancam hilang. Mudah-mudahan bersama pemerintah dan seisi jagad raya ini, kita dapat menjaga planet kecil ini yang telah memberikan kita kehidupan yang besar. Jadilah orang-orang yang nantinya akan diterima oleh Bumi. Maaf bila sok tau, terimakasi atas pujiannya n post your comment….

Add comment Mei 27, 2008

lanj…

ni sambungannya….

Setelah I menyaksikan acara peringatan 100th Harkitnas, Jiwa nasionalisme ini bangkit, acara serupa rasanya terakhir kita lihat saat Orde Baru bergulir. Rugi rasanya jika kita tidak menyaksikan acara tersebut. Tapi I jadi merasa sedikit aneh, katanya Harkitnas ini tidak sepantasnya kita rayakan karena pendirinya Chauvinisme n terlibat dalam Freemasonry, penasaran? Cek aja di Mbah google. Tapi terlepas dari itu, I kembali bersemangat untuk segera bangkit, maju, dan merealisasikan apa yg telah disampaikan oleh Om Deddy lewat pesan singkatnya, bahwa bangkit itu adalah Aku, Untuk Bangsaku!

Jujur, I sangat pro dengan Presiden n Wapres RI saat ini. Mereka adalah orang2 yg berani, banyak perubahan yang mereka bawa. Salut juga dengan orang2 yang bekerja dibelakang mereka. Nah, kita sebagai pemuda, dapatkah kita berbuat sesuatu yang dapat dibanggakan, mengisi detik-detik hidup ini dengan hal2 yang positif, hal2 yang luar biasa, lingkungan yang kondusif, serta membentuk mindset yang luas. Semoga kita dapat….

Menanggapi naiknya harga BBM, I juga sedikit bingung, apakah harus menolak, mendukung ato biasa aja? Menurut pola pikir I, tindakan Presiden ada benarnya juga, saat ini harga minyak mentah dunia berkisar 135$/barrel, harga yang tidak pernah diduga sebelumnya, bahkan OPEC juga dibuat kalang kabut. Nah, demi menelamatkan APBN, subsidi dikurangi yang juga dapat mengurangi penggunaan subsidi oleh orang2 yang mampu (dalam hal ini seterusnya kita sebut “Pecundank”), yang mana ternyata subsidi lebih banyak dinikmati oleh para pecundank tsb. APBN penting karena disanalah nyawa Pendidikan, Kesehatan dan  pelbagai Infrastruktur Negara ini.

Sekarang masalahnya adalah, apakah kita para pemuda siap atau tidak dalam menerima hal ini, setiap orang punya pandangan sendiri2 ya, so jangan mpe ribut. Mengingat keputusan kenaikan harga BBM tersebut telah dipertimbangkan oleh para ahlinya, maka mau tidak mau kita harus menerima kenyataan ini, sebenarnya I juga kewalahan dengan kenaikan ini tapi dengan kelapangan mudah2an dibukakan jalan, Amin. Dengan ilmu yang kita miliki hendaknya kita siap menerima ini, kita diPress lagi untuk lebih kreatif, inovatif dan cerdas. Hal ini tampaknya banyak dimiliki oleh kita yang Muda2 ini, kita adalah roda Bangsa ini, kita adalah Baby Boomers yang bisa meledak kapan saja, dapat melakukan apa yang kita mau, dapat menjadi inspirasi bagi yang lain, dapat menggantikan ahli2 sesudah ini, mari belajar dari pengalaman. Ini bukan terkait pada politik atau Partai2nya, tapi dengan ajakan ini, I berharap dapat bangkit bersama-sama dengan teman2 dalam menerima segala gejolak, bangkit bersama2 dalam mengatasi kebingungan nasional ini. Salut untuk teman2 semua, sesungguhnya tiada jalan tanpa keberanian. I berharap ini adalah tulisan keberanian.

Pak Presiden, katanya anda berani mempertaruhkan popularitas demi menyelamatkan bangsa ini, itu adalah keberanian Pak, karena popularitas bukan hanya sesaat saja, (Jack Johnson). Kami berharap Pemerintah dapat lebih kreatif lagi dalam mengendalikan roda ini.

Bangkit, tidak mau di injak, malu dilecehkan, malu memakan hak orang lain, tidak ada alasan lagi untuk bangkit, karena kaki ini adalah kaki kita, doa ini adalah doa kita, cinta ini adalah cinta kita yang semua juga akan kembali kepada kita dan orang2 yang kita cintai. Kita ingin melihat Negara ini dipandang oleh Dunia dengan prestasi positifnya, melihat Negara ini ada di Piala Dunia, ada di Luar angkasa sana, ada di dalam perut bumi ini dan ada dimana-mana….BANKIT, BANGKIT, BANGKIT!

Semoga bermanfaat, berguna dan persuatif…see u at top, send your comment…salam BANGKIT!

Add comment Mei 25, 2008

Tentukan sendiri judulnya Apa!?

Ada sebuah cerita menarik dibalik susunan kata diatas. Bukan ingin seperti J.K.Rowling ato Kurt Cobain tapi sekadar mencoba untuk sedikit misterius dengan detik2 terdahulu yang telah dilalui. Boleh saja penasaran, karena ada sedikit tujuan dan maksud untuk menuju ke arah sana.

Hayat ini dikandung Badan, Badan ini remuk bak Tank-Tank invator menguasai daerah invasinya. Nak dibawa kemana Hayat ini, kan jadi apa diri ini? Belum lagi Orang2 yang butuh akan ke-peduli-an tangan ini untuk sama2 dapat meringankan beban ato pekerjaan. Tiada kata selain Bangkit, harus ada momentum, harus ada momentum!!!!

Jika dalam Fisika kita mengenal momentum adalah ketika dua benda yang bergerak saling bertabrakan dan pada saat kecepatan sama dengan Nol. Teori yang dipelajari dan Didapat pada saat skul senior, boleh jadi benar. Setidaknya benar menurut I, terserahlah menurut Om Newton, berilah penilaian sesuka hati. Namun, permasalahan bukan disitu, tapi apa yang dihasilkan oleh momentum? Sama jika kita bercerita tentang seribu ide dalam benak ni, tapi jika tak ada Action, hasilnya sama dengan satu trilyun dikali 5milyar dibagi 2 plus 6ribu lalu dikali lagi dengan NOL, berapa hasilnya, nak jadi apa klo itu terjadi?

(1.000.000.000.000*5.000.000.000/2)+(6000)*0 = ??

Jujur, I baru akhir2 ni lah tau klo Negara ni akan merayakan se-Abad Hari Kebangkitan Nasional, I tak pernah tau kapan yang ke-99, Yang ke-32. Terkejut, tercengang memang, kemana saja selama ni, tak mungkin harus Negara yang kirim I sms ato kirim surat elektronik untuk ngasi tau bahwa tanggal 20 Mei tu tanggalnya kita bangkit. Ato jangan2 bukan I sendiri yang mengalami ini, bagaimana dengan teman2?

bersambung….

Add comment Mei 20, 2008

Lingkungan, Hidup…!

Dengan berbagai macam jenis industri, pabrik, kendaraan dan teknologi, maka berbagai macam pula dampak yang ditimbulkan yang berakibat pada kerusakan lingkungan.  Apa tanggungjawab kita sebagai penumpang di Alam Jagad Raya ini?

Bukan mau skeptis atau apatis, tapi setidaknya kita tahu dan  memiliki Ilmu tentang hal tersebut diatas. Mengurangi, menghentikan, membatasi atau kata-kata lain yang pantas untuk dijadikan sebagai keyword dalam menyelamatkan Alam ini, Alam yang bisa marah kapan saja Ia mau.

Es abadi mulai mencair, perubahan cuaca dan iklim yang tak menentu, dan sebagainya yang bisa menyebabkan naiknya permukaan laut, berkembangnya virus dan bakteri yang bisa menimbulkan kekhawatiran terhadap kehidupan manusia.

Emisi gas buang, efek rumah kaca, pengundulan hutan serta pembangunan yang tidak ramah lingkungan dapat dijadikan sebagai pasangan pelengkap dari keyword di atas tadi.

Semoga berguna bagi kita semua, dan dapat memberikan perubahan agar Alien dan Orang Utan tidak lagi menertawakan kita dari wawasan dan Ilmu yang mereka miliki.

Add comment Januari 27, 2008


Categories

  • Blogroll

  • Kolega

  • Feeds